a friend of mine have ever said to me : fail is healthy
now, at this very moment I feel like tore into two. One part of me want to finish this so badly and the other part know that this thing won't be good due to the lack of time.
you know, giving up is the easiest way to do, some people success to pass through the line, and the rest may not. but I don't want to make it as an excuses. fail is healthy but you have to give the best of you are until it can not be done anymore. fail is healthy, let's give the quotation mark on the word fail. 'fail' is healthy. giving up, none at all.
now, at this very moment I feel like tore into two. One part of me want to finish this so badly and the other part know that this thing won't be good due to the lack of time.
you know, giving up is the easiest way to do, some people success to pass through the line, and the rest may not. but I don't want to make it as an excuses. fail is healthy but you have to give the best of you are until it can not be done anymore. fail is healthy, let's give the quotation mark on the word fail. 'fail' is healthy. giving up, none at all.
| [x] |
when the movie teaser was out, I was enchanted. Dreaming about how this Kugy girl turns into a real figure. Pertama kali liat Keenan juga ngerasa kayaknya sesuai banget sama yang ada di buku. Ditambah soundtracknya (terutama bagian 'dengan radarku menemukanmu'
jadi akhirnya hari rabu kemaren nonton filmnya, setelah dipengaruhi sama beberapa review temen, saya agak kepengaruh juga sih, jadi punya ekspektasi tertentu sama filmnya. jadi kalau menurut saya, filmnya lumayan.
sebagai pembaca buku perahu kertas menurut saya jalinan cerita yang dibuat Dee tentang kugy dan keenan ini mengalirnya enaaaak sekali. knowing the characters from the very start, and how the conflicts begun. Itu satu hal yang menurut saya nggak kerasa di filmnya. Di adegan-adegan awal kerasanya terlalu lompat-lompat. tiba-tiba kugy suka keenan, tiba-tiba ada wanda, tiba-tiba ojos marah-marah, tiba-tiba keenan dateng ke sakola alit.
saya justru mulai seneng nontonnya begitu tokoh remi muncul
karena itu akhirnya jadi nggak sabar nunggu film ke-dua nya :)
yah, after 'dengan radarku menemukanmu' comes 'dan upayaku tahu diri, tak s'lamanya berhasil, 'pabila kau muncul terus begini'. thankyouverymuch. saya jadi mikir jangan-jangan akhir filmnya beda jauh sama bukunya ;p
for another review, please click an x below the picture :)
ada orang pernah bilang sama saya begini :
teh, jangan nggak suka sama orang. kalo nggak suka itu sama karakternya.saya mau bilang:
kak, itu susah. susaaaaahhhh sekali. sampe saya mikir, apa otak saya saja yang terlalu bebal jadi nggak bisa menghargai orang lain. nggak bisa melihat sisi baik seseorang saking fokusnya sama kekurangan karakternya. apa hati saya saja yang tidak mau menerima kalau ada orang lain yang berbeda dari saya. tapi, somehow, saya mau bilang terimakasih. karena kakak pernah bilang begitu sama saya, saya jadi belajar menerima, saya jadi berpikir lebih panjang. sekarang saya sudah tau manfaatnya apa, maksudnya apa...
kak, kata dosen saya, bersikap objektif itu tidak mungkin. pasti sebenernya orang yang ngaku objektif itu subjektif juga. tapi saya memutuskan untuk tidak ambil pusing. yang penting usahanya, niatnya, kemauannya untuk berbuat yang benar ya, kak?
finally cewek yang nggak pernah hiking ini pergi juga menghirup udara segar muhahahahahahahahahaha
last week, I went to Dago Pakar with some high school friends. A random meet up of 9 people (tadinya 7 mendadak nambah 2 orang) without even a day of preparation. hasilnya adalah kaki pegel-pegel minta dicopot pas perjalanan pulang but anyway, it has been super fun.
jalur dago pakar-curug ini sebenernya bagus dan seger banget. a real refreshment for a depok citizen like me, yang sehari-harinya cuma ngeliat hutan UI dari balik jendela bikun. sayangnya, pengelolaannya nggak serius, jadi pejalan kaki seperti kami cukup terganggu selama perjalanan.
here's some good points :
di beberapa spot perjalanan, ada semacam papan penjelasan yang bagus dan rapi tentang spot tersebut. Permukaannya ditutup semacam kaca jadi nggak ada coretan dan lain-lainnya. Ada juga beberapa saung yang kondisinya sih nggak terlalu rapi karena banyak coretan, tapi cukup bisa dipake buat duduk-duduk.
treknya udah ketauan. Ada semacam paving block yang nandain jalan, jadi for a super newbie kayak saya kemungkinan nyasarnya sangat kecil. Lagipula, cukup banyak penjual makanan di beberapa titik perjalanan yang bisa ditanya soal jalan.
ada goa belanda dan goa jepang yang bisa dikunjungi. Ada penjelasannya juga kok tentang kedua goa ini (kemarin nggak sempet baca). untuk yang mau berkunjung, sangat sangat disarankan untuk membawa senter sendiri, atau minimal HP yang ada flashlight nya biar nggak usah nyewa senter yang ditawarin.
and some bad points :
OJEK! kesel banget saat kita lagi enak-enak jalan tiba-tiba ada motor nyelonong gitu nyelak jalan. Bisa jadi motor pribadi (yang memang boleh masuk ke jalur pendakian) dan yang lebih sering adalah ojek yang memang sengaja mangkal untuk mengangkut pengunjung yang males jalan. Please, dengan keadaan jalan yang menanjak-menurun dan kira-kira maksimal lebarnya 1.5 meter, pejalan kaki harus share dengan motor yang ngendarainnya berasa lagi di jalan raya, ngebut dan nggak mau ngalah. Di beberapa spot, pejalan kaki malah yang harus ngalah dan jalan di luar jalur paving block. Mungkin karena motor motor yang super banyak bulak balik ini juga jalan di beberapa tempat jadi rusak dan akhirnya becek.
SAMPAH! dengan niat mulia ceritanya, abis pulang piknik saya mau ngumpulin sampah dan buang ke tempatnya. Kalo nggak bisa ngebersihin, minimal kan sampah sendiri dibawa pulang, ya. My bad, I can't see any trash bin anywhere. akhirnya temen ada yang nyuruh nanya ke ibu-ibu warung tempat kita jajan sebelumnya, eh malah dijawab "tinggalin aja di situ neng," ckckckckck. Seriously, udara di Curug Omas itu udah super sejuk dan seger banget, sayang tidak didukung dengan lingkungan yang bersih.
anyway, untuk liburan singkat setengah hari yang diawali dengan kumpul di terminal dago jam 7 pagi dan berpisah setelah makan di gelap nyawang jam 4 sore, my latest day out has been one of my favorite. Untuk informasi tambahan, trek ini panjangnya 5km, dan kalo super newbie seperti saya bisa sampe, pasti orang lain bisa juga ya :)
last week, I went to Dago Pakar with some high school friends. A random meet up of 9 people (tadinya 7 mendadak nambah 2 orang) without even a day of preparation. hasilnya adalah kaki pegel-pegel minta dicopot pas perjalanan pulang but anyway, it has been super fun.
jalur dago pakar-curug ini sebenernya bagus dan seger banget. a real refreshment for a depok citizen like me, yang sehari-harinya cuma ngeliat hutan UI dari balik jendela bikun. sayangnya, pengelolaannya nggak serius, jadi pejalan kaki seperti kami cukup terganggu selama perjalanan.
here's some good points :
di beberapa spot perjalanan, ada semacam papan penjelasan yang bagus dan rapi tentang spot tersebut. Permukaannya ditutup semacam kaca jadi nggak ada coretan dan lain-lainnya. Ada juga beberapa saung yang kondisinya sih nggak terlalu rapi karena banyak coretan, tapi cukup bisa dipake buat duduk-duduk.
treknya udah ketauan. Ada semacam paving block yang nandain jalan, jadi for a super newbie kayak saya kemungkinan nyasarnya sangat kecil. Lagipula, cukup banyak penjual makanan di beberapa titik perjalanan yang bisa ditanya soal jalan.
ada goa belanda dan goa jepang yang bisa dikunjungi. Ada penjelasannya juga kok tentang kedua goa ini (kemarin nggak sempet baca). untuk yang mau berkunjung, sangat sangat disarankan untuk membawa senter sendiri, atau minimal HP yang ada flashlight nya biar nggak usah nyewa senter yang ditawarin.
and some bad points :
OJEK! kesel banget saat kita lagi enak-enak jalan tiba-tiba ada motor nyelonong gitu nyelak jalan. Bisa jadi motor pribadi (yang memang boleh masuk ke jalur pendakian) dan yang lebih sering adalah ojek yang memang sengaja mangkal untuk mengangkut pengunjung yang males jalan. Please, dengan keadaan jalan yang menanjak-menurun dan kira-kira maksimal lebarnya 1.5 meter, pejalan kaki harus share dengan motor yang ngendarainnya berasa lagi di jalan raya, ngebut dan nggak mau ngalah. Di beberapa spot, pejalan kaki malah yang harus ngalah dan jalan di luar jalur paving block. Mungkin karena motor motor yang super banyak bulak balik ini juga jalan di beberapa tempat jadi rusak dan akhirnya becek.
SAMPAH! dengan niat mulia ceritanya, abis pulang piknik saya mau ngumpulin sampah dan buang ke tempatnya. Kalo nggak bisa ngebersihin, minimal kan sampah sendiri dibawa pulang, ya. My bad, I can't see any trash bin anywhere. akhirnya temen ada yang nyuruh nanya ke ibu-ibu warung tempat kita jajan sebelumnya, eh malah dijawab "tinggalin aja di situ neng," ckckckckck. Seriously, udara di Curug Omas itu udah super sejuk dan seger banget, sayang tidak didukung dengan lingkungan yang bersih.
anyway, untuk liburan singkat setengah hari yang diawali dengan kumpul di terminal dago jam 7 pagi dan berpisah setelah makan di gelap nyawang jam 4 sore, my latest day out has been one of my favorite. Untuk informasi tambahan, trek ini panjangnya 5km, dan kalo super newbie seperti saya bisa sampe, pasti orang lain bisa juga ya :)
these two words running around me these days (after this heavenly month of Ramadhan and bandung-escape). that people has their own perspective and their own priority, therefore their opinion on things might differ.
My friend said that one of the advantages of meeting other people is to preparing herself to the real world, when the toughest one wins over the weak. She said to me that it is an experience to enjoy, not some bad moments to be grumpy about. For me, it is when we learn that we have to listen and filter. That people has their own perspective, it is something unchanged. But it does not mean that I have to follow through. That I have my own perspective is something that people has to know too.
From the perspective comes the priority. A friend of mine said that our past is not her priority right now. She told me that meeting all of us is a reward for a hard work she has done. That is not someone's to argue, that is her priority that comes from her own perspective.
It's hard to defend yourself sometimes, people might not listen. but anyway, your perspective and priority is something that people has to respect. Still, listen to other people that their voice might be right. Filter it with your knowledge, make yourself a better person.
My friend said that one of the advantages of meeting other people is to preparing herself to the real world, when the toughest one wins over the weak. She said to me that it is an experience to enjoy, not some bad moments to be grumpy about. For me, it is when we learn that we have to listen and filter. That people has their own perspective, it is something unchanged. But it does not mean that I have to follow through. That I have my own perspective is something that people has to know too.
From the perspective comes the priority. A friend of mine said that our past is not her priority right now. She told me that meeting all of us is a reward for a hard work she has done. That is not someone's to argue, that is her priority that comes from her own perspective.
It's hard to defend yourself sometimes, people might not listen. but anyway, your perspective and priority is something that people has to respect. Still, listen to other people that their voice might be right. Filter it with your knowledge, make yourself a better person.
my friend, Inay, is the oldest of us three. And now she is graduating, the first one of us three. We've been spending three years together, not getting along well every time but we can hardly count the times when we were not getting along.
it's hard to believe that we are finally being in this phase again, for me and dinan, the last year of university (insya Allah) and for her to step on the world after the university. We are getting older, and hopefully mature as well.
happy graduation inay! best wishes for your upcoming life. No, I can't say more than this. I am way sooooo happy for you, and words fail me. I want to put all the smile emoticons here but I'm afraid this post will be meaningless, so then I give you my prayer.
You know that as long as you keep your faith, nothing will stops you. Sesungguhnya hanya Allah satu-satunya pemberi pertolongan. congratulation on your graduation! :) :)
it's hard to believe that we are finally being in this phase again, for me and dinan, the last year of university (insya Allah) and for her to step on the world after the university. We are getting older, and hopefully mature as well.
happy graduation inay! best wishes for your upcoming life. No, I can't say more than this. I am way sooooo happy for you, and words fail me. I want to put all the smile emoticons here but I'm afraid this post will be meaningless, so then I give you my prayer.
You know that as long as you keep your faith, nothing will stops you. Sesungguhnya hanya Allah satu-satunya pemberi pertolongan. congratulation on your graduation! :) :)


