reminder

July 24, 2010

the real world is out there fit. all you have to do is stand up and face it.

ada hari-hari di mana gue merasa sangat lelah, capek, bosan, dan tertekan dengan kehidupan gue yang gitu-gitu aja. Ada saat dimana gue sangat ingin balik ke SMA, balik ke kehidupan yang nyaman dan membuat gue merasa aman. Bahkan kayaknya rela aja buat ninggalin apa yang gue punya sekarang cuma buat balik lagi ke kelas yang sama di SMA, dengan teman-teman yang sama, dengan guru-guru yang sama, dengan suasana belajar yang sangat-sangat menyenangkan. Gue bahkan kangen ngingetin temen-temen soal jadwal pelajaran, jadwal ulangan, tugas yang harus dikerjakan, atau cuma ganti tanggal di papan tulis.

Kalau ditanya seberapa kangen? Hmm... gue nangis dulu kayaknya baru jawab. kangen kangen kangeeeeeeen banget sampe nggak tau harus ngomong apa.

Kalau ditanya kenapa kangen, gue mungkin akan jawab karena gue takut.

Ya, gue takut dengan apa yang ada di luar sana, gue takut dengan tanggung jawab besar yang gue pikul, gue takut dengan apa yang akan terjadi, let's say 5 tahun ke depan, setelah gue meninggalkan comfort zone gue itu.

But I've been in Bandung for a week last month. I've been in a deep conversation. I've been telling a person that I was scared. so scared. damn scared. I hate to realize that the new world I live in is dragging me, one step at a time, to become someone I've never wanted to be. I hate to know that I was doing just nothing to the fact.

Tapi dia bilang, as long as I have the faith, as long as I have the will to go through, as long as I believe that I wasn't entirely being left alone, I will pass this. As long as I believe that I will pass this challenge for a better life, I will definitely be it.

Dia bilang ketakutan gue muncul karena gue justru diam, bukannya bergerak. Padahal kalau gue mencoba sedikiiiiit saja untuk mulai, dari hal yang terkecil sekalipun, perasaan itu mungkin nggak akan muncul. Dan lebih lagi, keinginan untuk nyalahin waktu karena berputar terlalu cepat dan membuat gue nggak bisa kembali lagi untuk menikmati lebih banyak waktu bersama teman-teman gue juga mungkin nggak akan terlintas.

I've been on my comfort zone to face this reality.

so now, face it and be brave

You Might Also Like

0 comments

Blog Archive