Saturday, April 30, 2011

to dream is to achieve

nggak tau juga judul ini sebenernya omongan orang atau nggak. cuman seneng aja. semalem tiba-tiba kata-katanya pop up di kepala

capeeeeek banget. janjinya mau jadi anak rajin dua mingguan ini (at least dua minggu gara-gara mau internal) dan mau optimal di semua amanah yang udah dikasih. itu nggak gampang memang dan kenyataannya gampang banget terdistraksi sama hal-hal yang well... distracting.

kemaren hampir, hampir banget ga masuk kuliah cuma gara-gara film korea yang sore-sore lagi seru (ok, lame reason) and after my mind come to its senses, gue mutusin untuk kuliah juga. selain karena emang ada acara di sore dan malemnya, juga karena ada temen yang tiba-tiba sms mau dateng soalnya mau ngobrol, udah lama juga nggak ketemu, kalo nggak salah terakhir itu tengah semester 3 kemaren.

karena itu juga jadwal yang sorenya jadi diskip, ngobrol banyak sih sama temen itu, dan akhirnya, nungguin dia dijemput kita malah nonton basket (yang emang seru sih sebenernya) hampir ngeskip acara malem yang gue harusnya ikutin.

walaupun akhirnya semacam setor muka terus pulang (soalnya nggak ada yang bisa jemput) tapi untungnya sempet kesana.

nyampe di rumah, pintu belom dikunci tapi seisi rumah udah tidur. sebenernya sedih banget, soalnya udah janji sama adik yang paling kecil buat pulang cepet dan nggak bisa ternyata...

akhirnya makan malem sendirian sambil nonton TV terus inget ada kick andy kalo malem sabtu (oke, awalnya emang mau liat royal wedding yang gataunya adanya di stasiun TV yang laen)

ada yang nonton kick andy kemaren?

sebenernya topiknya udah sering banget diangkat. orang-orang yang dianggap kecil, tapi punya mimpi besar, dan kemauan yang besar juga untuk ngewujudin mimpinya. ada yang main akhirnya jadi pemain sepak bola, nyiptain antivirus (padahal belajar pemrograman itu arrrrrrrgh ya!), dan menang lomba fotografi sampe nulis buku segala. gue selalu suka nonton kisah-kisah inspirasional seperti itu sebenernya. terlepas dari apa yang kemudian mereka capai dan bawa waktu udah sukses, tapi semangat dan kemauannya itu loh yang bisa jadi pelajaran.

that's when the words popped up in my mind, to dream is to achieve

ada pengorbanan yang harus dilakukan, bukan cuma ada malah, tapi emang banyak yang harus dikorbankan untuk mencapai mimpi itu. nggak bermaksud ngomong berat-berat sih sebenernya, menurut gue ini fakta yang suka kelewat.

jalan gue pasti masih lebih nggak terduga lagi ke depannya dan itu dia yang harusnya gue hadapi dengan semua potensi yang dimiliki. pasti sulit. tapi coba liat lagi berapa orang yang berhasil menapaki jalan yang sulit itu? kalo diliat-liat, apa sih yang ada di hadapan gue sekarang? cuma jadwal kuliah yang padat, kan? bukannya gue ada di tempat terpencil nggak ada listrik, internet, digital printing, dan lain-lain.

because to dream is to achieve, there is just no other way

No comments: