Mendadak Malaysia #4: Putar-Putar Kuala Lumpur

January 29, 2015

Hari kedua di Kuala Lumpur, kami memutuskan untuk pergi ke Batu Caves dan Dataran Merdeka (karena saya keukeuh mau ke KL City Gallery).


Waktu di KL dan Jakarta beda 1 jam, walaupun sebetulnya (kayaknya sih) masih 1 zona waktu. Makanya, saat kami berangkat sekitar jam 7 pagi dari hostel, di luar masih sepiiiii dan gelap banget kayak masih subuh. Tapi kami tetap berangkat, soalnya setelah baca di internet dan rekomendasi dari teteh-teteh* di hostel, pergi ke Batu Caves memang lebih baik pagi-pagi, sebelum terlalu panas.

KL Tower dari jaaaaauuuuh~ (tuh langitnya masih gelap)
Dari hostel, kami naik monorail ke KL Sentral, lalu nyebrang mall untuk naik KTM Komuter ke arah Batu Caves. Tiketnya cuma 2 RM dan keretanya bagus banget!



tiket 2RM (foto dari Finka)
Batu Caves adalah stasiun terakhir dari KTM yang kami naiki. Sebelum sampai, dari jendela kereta, kita bisa lihat tebing tinggiiii sekali. Nah, Batu Caves ini persis di sebelah stasiun KTM, jadi begitu keluar stasiun, jalan lurus aja, nanti akan ada pintu masuk Batu Caves (atau bisa juga pakai cara jitu : ikutin orang. Terbukti ampuh.)

Begitu sampai, kami disambut berbagai macam patung, dan yang paling besar, ada tepat di depan tangga menuju ke Batu Caves. Tangganya? Menurut wikitravel ada 272 anak tangga menuju ke atas. Tadinya udah males naik, tapi begitu sampai, sayang juga kalau nggak naik. Kami pun naik ke atas, walaupun berhenti melulu di tengah-tengah dan diduluin sama bapak-bapak yang kayaknya memang sedang olahraga (sebetulnya ada tulisan no exercising, tapi pas mau turun, saya lihat bapak-bapak yang sama sedang naik lagi (ha!) jadi kayaknya sih dia lagi olahraga) dan akhirnya sampai di puncak.

entrance and the staiiiiirrrrrsssss

seeing the city from above

inside the cave


Setelah foto-foto sebentar dan melihat ritual yang sedang dilakukan orang di dalam temple, kami pun turun dan melanjutkan perjalanan ke Terminal Bersepadu Selatan untuk beli tiket ke Melaka. Di sini kami ketemu teteh-teteh lagi yang baik banget ngasihtau kalo kami harus turun di KL Sentral untuk transit lalu naik kereta ke Bandar Tasik Selatan.

Terminal Bersepadu Selatan adalah tempat beli tiket untuk perjalanan ke arah Selatan Kuala Lumpur, misalnya Johor, Melaka, dan Singapura. Terminalnya BAGUS BANGETTTTTSSSS (gak santai, karena memang bagus!) dan ada departure board yang kayak di bandara itu. Untuk beli tiket di sini, cukup pergi ke counter tiketnya dan bilang mau berangkat jam berapa. Katanya sih bisa juga pilih bus apa yang mau kita naiki. Bus dari KL ke Melaka dan sebaliknya jadwalnya sangat banyak setiap harinya. Kalau beda bus, harganya juga paling beda 1-2 RM. Hari itu kami beli tiket bus Mayangsari yang harganya 11 RM.

Terminal Bersepadu Selatan
Setelah beres beli tiket, kami makan siang di foodcourt lantai 3. Harga makanannya standar, sekitar 5-6 RM per porsi. Kalau mau pilihan lain, ada juga beberapa restoran di lantai yang sama. Saat itu di KL masih sekitar jam 11 siang, karena dzuhur masih lama, kami memutuskan untuk solat dzuhur di Masjid Jamek, tempat yang akan kami tuju selanjutnya, dan tidak di terminal seperti yang kami rencanakan.

Pergi ke Dataran Merdeka, tadinya kami mau naik KTM lagi ke KL Sentral dan lanjut naik LRT ke Masjid Jamek. Tapi ternyata dari Stasiun Bandar Tasik Selatan, ada LRT langsung ke Masjid Jamek, ongkosnya lebih murah pulak. Jadilah kami akhirnya naik LRT.

Kalau ditanya apa bedanya Monorail, LRT, sama KTM... ngg sampai sekarang saya nggak paham-paham banget sih. Yang jelas tiga-tiganya menggunakan rel. Dan cuma ada satu jalur Monorail yaitu Titiwangsa-KL Sentral. Kalau KTM sendiri kayak commuter line Jakarta-Bogor ya, kayaknya, karena menjangkau area yang cukup jauh dari pusat kota Kuala Lumpur. Yang menyenangkan di KL, walaupun ada jalur LRT dan KTM yang sejajar dengan jalan mobil, nggak ada jalur yang memotong jalur mobil. Jadi nggak usah khawatir kena lampu merah karena ada kereta lewat!

Sampai di stasiun Masjid Jamek, kami nggak langsung ke masjid (karena belum waktu dzuhur! Ini nih, di KL rasanya waktunya lamaaaa~ banget. Tapi kalo ngecharge hp cepet XD). Keluar stasiun, setelah tanya sama orang, kami jalan ke area Dataran Merdeka. Di sini banyak banget bangunan cantik kayak Sultan Abdul Samad Building, dan Royal Selangor Club. Tentu saja di sini juga ada KL City Gallery!

Selain naik LRT yang sebetulnya agak sedikit jauh dari Dataran Merdeka, kita bisa naik bus GOKL gratis yang berenti persis di depan Sultan Abdul Samad Building. Untuk rute lengkap GOKL, bisa dilihat di sini.

Setelah panas-panasan jalan dari stasiun LRT ke Dataran Merdeka, kami langsung ke KL City Gallery. Biaya masuknya 5RM per orang yang bisa dijadiin voucher buat belanja di souvenir shopnya. Begitu masuk, kita akan ngeliat maket-maket bangunan di Kuala Lumpur, dan sejarah Kuala Lumpur dari tahun ke tahun.


Setelah selesai dengan ruang pameran, kita naik ke atas untuk liat Light Show nya KL City Gallery. Di sini kita dibawa ke ruangan gelap yang isinya maket kota Kuala Lumpur, mirip sama yang di Singapore City Gallery, tapi terus kita nonton semacam video tentang Kuala Lumpur dan perkembangannya di masa depan. Plus lampu nyala-nyala gituu.. bagus deh pokoknya (susah jelasinnya).
light show!
Setelah itu, kita dibawa turun lagi dan masuk ke toko souvenirnya. Tadinya udah nggak mau beli apa-apa karena memang harganya pasti lebih mahal dari yang bisa dibeli di Central Market atau Petaling Street (yang akan kami kunjungi di hari terakhir). Tapi kaaaaak barangnya bagus bangettttt (BAGUS PAKE BANGETTT). Toko souvenirnya juga cantik *sobs *nyerah *ultimate destination banget emang ini KL City Gallery.



Setelah beres puter-puter di KL City Gallery, kami jalan-jalan sebentar di Dataran Merdeka, lalu solat di Masjid Jamek. Hari masih siang (sekitar jam 4) jadi kami memutuskan untuk jalan lagi ke Central Market, tepatnya menyusuri Kasturi Walk-nya. Di sini kita bisa beli oleh-oleh Kuala Lumpur (yang ada tulisan Malaysia atau KL-nya) dan bisa jajan juga. Banyak banget stall makanan di pinggir-pinggirnya. Kami nggak nyobain sih, karena memang nggak kepengen jajan.

menuju ke Kasturi Walk
Habis jalan sebentar, kami naik bus GOKL, kali ini dari halte Central Market ke halte Bukit Bintang. Rencana kami adalah Solat Maghrib, makan malam, lalu packing untuk pergi ke Melaka di hari ketiga.

So, there goes our second day. See you on #5!

You Might Also Like

2 comments

Blog Archive